NAMA
: BELLA JIAN JESICA
KELAS :
3EB20
NPM : 22214105
NPM : 22214105
TUGAS
BAHASA INDONESIA 2
TENTANG
“PENALARAN”
Penalaran atau disebut juga nalar dalam bahasa
Indonesia adalah suatu proses berfikir bagaimana manusia untuk menghubungkan
fakta yang ada sehingga muncul pada satu kesimpulan. Dimana nalar atau
penalaran ini sendiri data atau fakta yang akan dinalar boleh benar ataupun
salah disinilah letak kerjanya penalaran orang akan menerima data dan fakta
yang benar dan tentu saja akan menolak fakta yang belum jelas kebenarannya.
Didalam penalaran ini terdapat yang namanya
proposisi dan term sebagai berikut penjelasannya :
Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan yang
terdapat diantara subjek dan predikat
atau bisa juga pernyataan term term yang membentuk kalimat. Seperti
kalimat Tanya, kalimat perintah dan kalimat harapan.
Term dapat dikatakan bila suata kata atau suatu
sekumpulan kata yang merupakan ekspresi dari suatu pengertian.
Jenis- jenis proposisi yaitu :
1. Berdasarkan
bentuk
2. Berdasarkan
sifat
3. Berdasarkan
kualitas
4. Berdasarkan
kuantitas
Contoh kalimat :
·
Semua fakultas manajemen akan
mempelajari laporan keuangan
·
Semua mahasiswa akuntansi adalah
perempuan
·
Semua kelas EB adalah kelas akuntansi
·
Semua pelajaran akuntansi berkaitan
dengan hitungan
penalaran
Deduktif
penalaran deduktif adalah metode berpikir yang
menarik kesimpulan secara langsung dari umum ke khusus. Sedangkan , Penalaran induktif
adalah metode berpikir yang menarik kesimpulan secara langsung dari khusus ke
umum.
Deduktif memerlukan silogisme yang terdiri dari 2
yaitu :
Ø Premis
mayor ( premis yang termnya menjadi predikat ), contoh : semua tumbuhan
membutuhkan air
Ø premis
minor ( premis yang termnya menjadi subjek ),contoh : melati adalah tumbuhan
silogisme adalah bentuk
penalaran dengan cara menghubungkan dua penalaran.
Rumus : PU : semua A =
B
C = A
C = B
Terdapat tiga jenis silogisme yaitu :
·
silogisme kategorial : terjadinya 3
proposisi. Yaitu dua proposisi = p dan yang 1 simpulan.
Contoh :
Ø Semua
mahasiswa Universitas Gunadarma lulus sidang Penelitian Ilmiah.
Rahmi adalah mahasiswa Universitas Gunadarma.
Jadi, Rahmi lulus sidang Penelitian Ilmiah.
Ø Tidak ada Manusia yang tidak luput dari dosa.
Mahasiswa
adalah Manusia.
Jadi,
Mahasiswa tidak luput dari dosa.
·
Silogisme hipotesis : jenis silogisme
yang terdiri atas premis mayor yang bersifat hipotesis dan premis minor
bersifat kategorial.
Contoh
:
Ø Bila
mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah.
Pihak
penguasa tidak gelisah.
Jadi,
mahasiswa tidak turun ke jalanan.
Ø Jika
tidak ada makanan, manusia akan kelaparan
Makanan
tidak ada.
Jadi,
manusia akan kelaparan.
·
Silogisme alternatif : silogisme yang
terdiri dari premis mayor dan premis minornya apabila membenarkan salah satu
alternatifnya. Jadi simpulannya akan menolak alternatif lain.
Contoh :
Ø Bella
tinggal di nganjuk atau wonosari
Bella
tinggal di wonosari.
Jadi,
Bella tidak tinggal di nganjuk.
Ø Rini
pergi ke Universitas Pancasila atau Universitas Gunadarma.
Rini
pergi ke Universitas Gunadarma.
Jadi,
Rini tidak pergi ke Universitas Pancasila.
·
entimem : silogisme yang di perpendek . entimen tidak
perlu menyebutkan premis umum, tetapi langsung simpulan dengan premis khusus yang
menjadi penyebabnya.
Contoh
:
Ø Semua
pemimpin yang jujur tidak mau melakukan korupsi.
jokowi seorang pemimpin yang jujur.
Jokowi
tidak mau melakukan korupsi.
Entimem
: jokowi tidak melakukan korupsi, karena ia seorang pemimpin yang jujur.
Ø Semua
mahasiswa kelas 3eb20 suka pelajaran akuntansi
Dea
mahasiswa kelas 3eb20
Dea
suka pelajaran akuntansi
Entimem
: Dea suka pelajaran akuntansi, karena ia mahasiswa kelas 3eb20
Tidak ada komentar:
Posting Komentar