Rabu, 09 Desember 2015

PT FREEPORT INDONESIA



 PT FREEPORT INDONESIA
PT Freeport Indonesia adalah sebuah perusahaan afiliasi dari FREEPORT- McMoRan Copper & Gold Inc. PT Freeport Indonesia menambang, memproses dan melakukan eksplorasi terhadap bijih yang mengandung tembaga, emas, dan perak. Beroperasi di daerah dataran tinggi di kabupaten mimika,provinsi papua, Indonesia. Freeport Indonesia memasarkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak ke seluruh penjuru dunia.
APA YANG MEMBUAT PT.FREEPORT MASUK KE INDONESIA
Menurut saya alasan Freeport ke Indonesia khususnya papua karena Freeport yang diketahui telah mendominasi gunung emas papua sejak tahun 1967.ternyata di Tanah Air telah dimulai sejak beberapa tahun sebelumnya . ketika ada terjadinya pegantian kekuasaan di kuba,Freeport yang menghadapi masalah dan hamper nyaris bangkrut.sebab,pemimpin kuba yang baru yaitu Fidel Castro menasionalisasikan seluruh perusahaan asing di negeri tersebut.freeport pun terkena imbasnya.
Di tengah situasi yang tidak pasti tersebut,Direktur Freeport bertemu dengan managing direktur dari East Borneo Company yang merupakan perusahaan tambang di Kalimantan timur .Dalam pertemuan tersebut direktur Freeport itu menceritakan ,dirinya baru menemukan mengenai sebuah gunung yang disebut erstberg atau Gunung Tembaga di Papua Nugini,Irian Barat.
Laporan itu menyebutkan bahwa diwilayah tersebut terdapat gunung yang penuh bijih tembaga.Bahkan,kandungan bijih tembaga yang ada di sekujur tubuh Gunung Estberg terhampar di atas permukaan tanah,dan tidak tersembunyi di dalam tanah.dan selain itu juga di papua mempunyai produksi emas terbesar didunia dan juga berbagai tambang dan kekayaan lainnya yang begitu melimpah.

Sebelum 1967 wilayah Timika adalah hutan belantara. Pada awal Freeport mulai beroperasi, banyak penduduk yang pada awalnya berpencar-pencar mulai masuk ke wilayah sekitar tambang Freeport sehingga pertumbuhan penduduk di Timika meningkat. Tahun 1970 pemerintah dan Freeport secara bersama-sama membangun rumah-rumah penduduk yang layak di jalan Kamuki. Kemudian dibangun juga perumahan penduduk di sekitar selatan Bandar Udara yang sekarang menjadi Kota Timika.
Pada tahun 1971 Freeport membangun Bandar Udara Timika dan pusat perbekalan, kemudian juga membangun jalan-jalan utama sebagai akses ke tambang dan juga jalan-jalan di daerah terpencil sebagai akses ke desa-desa Tahun 1972, Presiden Soeharto menamakan kota yang dibangun secara bertahap oleh Freeport tersebut dengan nama Tembagapura. Pada tahun 1973 Freeport menunjuk kepala perwakilannya untuk Indonesia sekaligus sebagai presiden direktur pertama Freeport Indonesia. Adalah Ali Budiarjo, yang mempunyai latar belakang pernah menjabat Sekretaris Pertahanan dan Direktur Pembangunan Nasional pada tahun 1950-an, suami dari Miriam Budiarjo yang juga berperan dalam beberapa perundingan kemerdekaan Indonesia, sebagai sekretaris delegasi Perundingan Linggarjati dan anggota delegasi dalam perjanjian Renville.
DAMPAK FREEPORT TERHADAP EKONOMI DI INDONESIA :
Ø  Terjadinya kekerasan dan ketidakadilan yang selama ini terjadi dipapua .
Ø  Permukiman penduduk papua semakin tersingkir dan menjadi perkampungan kumuh di tengah tengah kawasan industry tambang termegah di Asia.
Ø  70% penduduknya tidak mendapatkan akses terhadap air yang aman.
Ø  35.2% penduduknya tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan.
Ø  Lebih dari 25%  balita juga tetap memiliki potensi kurang gizi.
Ø  Terjadinya berbagai kasus pelanggaran HAK ASASI MANUSIA ( HAM )
Ø  Dapat terlihat deka dengan mata dimana kota Timika yang dulunya banyak dusun sagu yang memberi makan bagi masyarakat adat Kamoro,dan suku-suku lain dari papua maupun Indonesia yang tinggal di kota Timika telah rusak.
Ø  sebanyak kurang lebih 300.000 Ton/Hari Limbah dihasilkan dan dibuang dari proses pertambangan oleh perusahaan Amerika tersebut ke hutan dan sungai sehingga menyebabkan matinya hewan dan tumbuhan serta meracuni penduduk yang bergantung pada lingkungan di Papua. Kerusakan lingkungan hidup tidak begitu di perhatikan oleh PTFI asal Amerika tersebut karena tidak menguntungkan pada perusahaan.
Ø  Negara Indonesia dirugikan dengan adanya PTFI. Sebanyak jutaan Ton Bijih Emas, Perak, dan Tembaga ditambang dari Papua, negara Hanya mendapatkan paling banyak 10% dari keuntungan yang didapat oleh PTFI. Karena PTFI melakukan pemurnian di negara asalnya yaitu Amerika Serikat.
Ø  Kehidupan masyarakat setempat juga terancam dengan keberadaan PTFI asal Amerika tersebut, karena masyarakat yang bukan pekerja PTFI bisa di usir, bahkan di tembak jika mendekati area pertambangan tanpa izin. walaupun masyarakat Papua hanya mencari hasil hutan di Sekitar PTFI.
Ø  Perpanjangan Kontrak Kerja PT Freeport Indonesia Hanya akan merugikan masyarakat, bangsa, dan Negara selama puluhan tahun yang akan datang. Perpanjangan kontrak PTFI merupakan bentuk ketidakpedulian pemerintah pada masyarakat Indonesia bagian timur selama puluhan tahun yang akan datang.
Ø  Masyarakat lokal hanya dijadikan buruh dengan upah yang tidak sesuai dengan keuntungan yang didapat oleh PTFI per tahun. Ratusan ribu ton bijih Emas, Perak, dan tembaga dihasilkan dan di bawa ke Amerika yang diambil dari Negara Indonesia tanpa ada dampak Positif bagi masyarakat setempat. Tidak ada perbaikan kualitas pendidikan, pekerjaan, maupun penghasilan yang didapat masyarakat Papua dari keberadaan PTFI di Indonesia. Dengan hasil tambang jutaan Ton, tidak ada pembangunan infrastruktur bagi masyarakat setempat.
KEBIJAKAN YANG SAYA AMBIL :
v  Tidak memperpanjang kontrak
v  Menggerakan para pemuda-pemuda Indonesia yang berkopenten untuk mengelola tambang emas terbesar Indonesia yang terletak di bumi ini.
v  Kita lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kita miliki supaya berbagai tambang yang kita miliki dapat kita kelola sendiri dan keuntungan yang didapat akan mengalir ke cadangan devisa Negara.
v  Pemerintah juga seharusnya lebih serius dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan Freeport supaya tidak ada lagi kasus pelanggaran HAM .










Tidak ada komentar:

Posting Komentar